Breaking News

Respon Cepat..! Tim Identifikasi Polres Bireuen Tangani Penemuan Mayat di Pinggir Jalan

BIREUEN | Seorang lelaki tua ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok penjual air tebu di Jalan Medan - Banda Aceh, Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, Bireuen, pada Selasa (1/4/2025). Korban diketahui bernama Sofian, seorang pria yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dan merupakan warga Pulo Kiton, Kecamatan Kota Juang, Bireuen.

Jamaluddin, pemilik warung "Jambo Ie Teubee Paya Kareueng", mengungkapkan bahwa selama ini almarhum Sofian kerap bermalam di sekitar warungnya. "Terkadang warga yang melintas memberikan selimut, makanan, dan minuman kepadanya," ujarnya.

Penemuan mayat Sofian pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang mencari rumput. "Saat ditemukan, Sofian sudah dalam kondisi meninggal dunia, tertidur di bangku pondok saya, dan dikerumuni lalat," kisah Jamaluddin.

Masyarakat setempat segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Tak lama setelahnya, personel Polres Bireuen tiba di lokasi, disusul oleh sebuah mobil ambulans yang kemudian membawa jenazah ke RSUD dr. Fauziah untuk dilakukan visum.

Wakapolres Bireuen, Kompol Fauzi, S.E., S.I.K., melalui Tim Identifikasi Satreskrim yang dikendalikan oleh Pamapta Polres Bireuen, Ipda Ridwan, S.E., memastikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. "Saat ini, penemuan mayat laki-laki di Gampong Cot Girek, Kecamatan Peusangan, di pinggir jalan irigasi Jalan Medan - Banda Aceh telah kami tangani, dan mayat langsung dibawa ke RSUD dr. Fauziah untuk dilakukan visum," jelasnya.

Lanjud, Dari hasil visum RSUD dr. Fauziah Bireuen menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh almarhum Sofian. "Jenazah telah dijemput dan dibawa pulang oleh pihak keluarganya," ungkap pihak rumah sakit."ungkapnya

Keluarga almarhum Sofian menyampaikan bahwa korban sudah beberapa hari tidak pulang ke rumah. "Selama ini, beliau memang mengalami gangguan jiwa," ujar salah satu anggota keluarga.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat setempat diimbau untuk lebih peduli terhadap keberadaan orang-orang dengan gangguan jiwa yang hidup tanpa tempat tinggal tetap. Pihak berwenang juga mengajak warga untuk selalu melaporkan kejadian serupa guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sumber : Sandi
Editor    : Redaksi 

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini