Breaking News

Bupati Bireuen Dukung Pendidikan Qur’ani: Daurah SANAQ 2025 Ditutup dan Janjikan Hadiah Umrah Bagi Yang Berhasil Hafal 30 Juz

BIREUENProgram Selamatkan Anak Aceh dengan Al-Qur’an (SANAQ) ke-2, yang berlangsung selama bulan Ramadhan 1446 H, resmi ditutup pada Rabu (26/3/2025) di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab Lama) Bireuen.

Penutupan program ini dilakukan oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST, yang diwakili oleh Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Dr. H. Jufliwan, S.H., M.M.. Dalam sambutannya, Jufliwan menekankan pentingnya pendidikan berbasis Al-Qur’an sebagai bagian dari pembangunan karakter generasi muda.


"Anak-anak adalah investasi akhirat. Mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an menjadi benteng moral dalam menghadapi tantangan zaman," kata Jufliwan.


Pemerintah Kabupaten Bireuen, menurut dia, mendukung penuh program pendidikan Al-Qur’an seperti SANAQ, yang sejalan dengan visi daerah untuk membangun masyarakat yang cerdas, makmur, damai, dan Islami.


Daurah Sanaq tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya. Ketua panitia, Asraddin, M.Pd., melaporkan bahwa jumlah santri yang mengikuti program meningkat dari 85 menjadi 192 orang, dengan dua di antaranya mengikuti secara daring.


Program ini melibatkan 22 guru pembimbing yang berasal dari berbagai dayah (pesantren tradisional) di Bireuen. Selama satu bulan, peserta menerima berbagai materi keagamaan, seperti Iqra’, Tahfizh Qur’an, dan Tahsin Qur’an, serta sejarah Islam melalui Sirah Nabawiyah.


Metode pembelajaran juga dibuat lebih menarik dengan kegiatan kreatif, seperti mewarnai, melukis, pidato, dan kaligrafi.


Pimpinan SANAQ, Ustadz Qamar Syafawi, M.Pd., menyampaikan rasa syukurnya atas suksesnya program tahun ini.


Kami bersyukur atas antusiasme peserta, dukungan orang tua, dan peran aktif para pengajar. SANAQ bertujuan tidak hanya meningkatkan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter generasi Qur’ani yang siap menghadapi tantangan zaman," ujarnya.


Ia juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Bireuen dapat menyediakan sekretariat tetap untuk SANAQ, guna meningkatkan efektivitas program, termasuk membuka kelas online dan memperoleh legalitas resmi sebagai lembaga pendidikan.


Sebagai bentuk apresiasi, SANAQ menjanjikan hadiah umrah bagi santri yang berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an.


Acara penutupan dihadiri oleh sekitar 250 orang, termasuk Kadis Pendidikan Dayah Anwar, S.Ag., MAP, perwakilan pemerintah daerah, panitia, guru pembimbing, serta orang tua santri.


Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, SANAQ juga menyalurkan santunan kepada 17 anak yatim, serta memberikan parcel Lebaran kepada para guru pembimbing.*


Sumber : Ipul

Editor    : Redaksi

© Copyright 2022 - Asumsi Publik - Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini